Jadi inget, waktu bawa bolak-balik mama ke klinik. Sampai saya kesal dan sakit hati rasanya. Apalagi si mama. Dari 4 dokter yang menangani mama, tidak ada yang mendiagnosis "sakitnya" mama. Ambil darah pun malah semakin membuat bingung.Ceritanya, tadi pagi ini beli sarapan buat mama, di warung langganan. si Ibu bertanya tentang mama. Dia bilang kemarin mau negur tentang kehamilan mama, tapi ibunya segan karena takut salah. Dia bilang wajah mama seperti orang hamil...
hehe.. tau gitu ga usah capek-capek bolak-balik ke dokter... mampir aja ke warung makan langganan itu untuk cek kehamilan.. Oh ya, tapi dokter terakhir yang mama datangi juga ibu-ibu dan mengatakan hal yang sama..
so opini saya, seorang Ibu mungkin lebih peka dan akurat ketimbang ilmu kedokteran.
No comments:
Post a Comment